Safar Jakarta

Ust. Haikal Hasan

3 Juni 2017, ba’da dzuhur

Masjid Raya Pondok Indah
Alhamdulillaah, akhirnya di waktu sebelum pameran kali ini bisa juga nyempetin kajian di Jakarta. Tema kali ini mengenai kehidupan Rasulullah SAW. 

tentang Jibril, Rasul pernah melihat wujudnya secara nyata. Ialah bentangan sayap kanan berjumlah 70 dan sayap kiri berjumlah 70 juga. Yang ketika 1 sayap dibentangkan akan menutupi semesta. 

Cerita tentang Rasul yang dikabarkan oleh Jibril bahwa salah satu di antara sahabatnya akan menjadi memiliki geraham yang lebih besar dari Gunung Hud (ahli neraka). Seiring berjalannya waktu, meninggalnya para sahabat dalam keadaan beriman, tersisa 2 sahabat yang masih hidup yaitu bilal dan Musaylamah. Maka di antara keduanya itu salahsatunya adalah murtad. Ia adalah Musaylamah yang ikut dalam kelompok penentang sahabat Rasul.

Baiknya Allah yang Maha Lemah Lembut. Saat seorang hambanya berniat melakukan satu kebaikan, dengan segera Ia menyuruh malaikat mencatat kebaikannya bahkan sebelum si fulan melakukan kebaikan tersebut. Dan saat seorang hamba melakukan kesalahan, Allah menyuruh malaikat pencatat amal buruk untuk tidak mencatatnya terlebih dahulu. “Tunggu, mungkin hambaKu sebentar lagi menyadari kesalahan” lalu Allah berikan ujian agar tersadar dan taubat, jika belum sadar juga Allah berikan sakit agar si fulan kembali pada Allah dan menyadari kesalahannya. Jika belum juga disadari maka Allah menyuruh malaikat untuk mencatat amal buruknya tersebut. 

Allah memang baik banget, i can’t even say a word to describe His kindness.

ماشاء الله تبارك الله :’)

Menjadi Entrepreneur Muslim

Dr. Ir. Fadel Muhammad

Alumni FT ITB, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan  Kabinet Indonesia Bersatu II, Gubernur Prov. Gorontalo.

Masjid Salman, ba’da ashar. 

Seseorang terbentuk sesuai kemauannya, don’t judge.

3 syarat menjadi seorang entrepreneur:

1. Capability. Punya kemampuan atau skill. Belajar english, al arobiyah, belajar bahasa al-qur’an untuk mencapai setiap kesempatan . Kita tidak pernah tahu kesempatan apa yang akan didapati. Tapi mempelajari Al-qur’anul karim adalah mempelajari semua dasar sebagai seorang muslim. 

2. Opportunity, datangnya kadang hanya sekali. Kalau tidak mampu menemukan, ciptakan kesempatan itu.

3. Strategy.
Kewirausahaan muslim adalah bagian dari bisnis islami yg terkait dg pencapaian tujuan bisnis  melalui pengendalian resources. Islam selalu mendorong umatnya untuk menjadi entrepreneur yg aktif dan inovatif. Akhlaq atau karakter yg mulia merupakan sebuah komitmen menjadi seorang entrepreneur.
An nisa : 124

Dan barang siapa mengerjakan amal kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan sedang ia beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga dan merrka tidak didzalimi sedikitpun.
Tidak ada satu orangpun yang tidak berkemampuan untuk berhasil. Semua tergantung dirinya dan kemampuannya.
To be more visioner. Bukan tentang saat ini kita menjadi apa dan bagaimana. Tapi tntang tujuan dari suatu pencapaian, fokus pada titik tersebut. Soal hasil dari pencapaian tersebut, tidak pernah sekalipun beliau bercita-cita ingin kaya raya tapi do’a nya pada Allah adalah agar selalu diberi kecukupan.

Ramadhan, Day 8

Masjid Al-Mubarak

Ada yang menarik di ceramah kali ini. Masjid yang lokasinya di gang Masjid Jl. Tubagus Ismail ini pakai bahasa sunda. Buat yang ingin pelajarin satu satu arti katanya sila klik link berikut:

http://www.kamusdaerah.com
Bulan ramadhan nyaeta tarbiyah, bulan pembinaan ruh. Urang sering nyebat jalmi bodo teh anu teu tiasa maca, nyerat sareng ngetang. Pami di Islam sanes nu kitu anu disebat jalmi bodo teh. Rasul salah sahiji conto anu teu tiasa maca nyerat sareng ngetang, tapi Rasulullah henteu bodo.  

Pas jibril nyarios “Iqro”

Rasul ngawaler “Ma ana bi qori”

Dina Islam, jalmi anu kagolong jalmi bodo nyaeta:

1. Jalmi anu teu terang mana anu hak mana anu bathil

2. Mana nu haram atau mungkin tahu tapi lalai

2. Cita-cita kadunyaan na ngelehkeun cita-cita akheratna. Hirup di dunya ngan sakejap netra, kholidiina fiiha abada, akherat abadi. Bal tu shiruunal hayatan dunya wal aakhirotu khoyruwwa abqoo.

3. Leungit kaihklasanana dina ibadah. Meh disebat sae ku batur, tujuan na sanes karna Allah. Jalmi anu ibadahna teu ikhlas moal ditampi. Syarat ditampina amal saur Imam ghozali nyaeta salah sahijina ikhlas.

Nanging sawios teu sakola oge, saperti Rasul namung tiasa ngabentenkeun mana nu hak mana nu bathil, mana nu halal mana nu haram. Ngabentenkeun kabeneran sareng kalepatan mah teu kedah sakola.

Mengikat rasa dengan iman, karena sejatinya wanita selalu bersembunyi di balik perisai malu. 

Ramadhan, Day 7

Prof. Dr. H. Mahmud, M. Si

Masjid Salman

Hidup selalu dihadapkan pada pilihan. Secara terlihat atau tidak, apa yg kita pilih, bisa jadi hanya berkaitan dengan lingkungan fisik atau material yang ada di lingkungan kita. Tanah yang kita pijak, tanaman yang kita sentuh.

Jauh lebih bermakna dari itu, pilihan kita akan berhubungan dengan dimensi ruang, waktu, dan manusia yang lain.

Hablumminannas dan hablumminAllah. Dalam dimensi waktu, apa yang kita lakukan mungkin tidak terasa efeknya pada saat ini. Tp bisa jadi sangat berpengaruh pada masa yang akan datang. Hitungan jam, hari, bulan atau bahkan tahun.

Pilihan kitalah yg akan menentukan kualitas diri kita. Allah mengharapkan kita sebagai peran utama dalam kehidupan kita sendiri dan memerankannya sebaik mungkin. Bahwa masing-masing manusia memang diciptakan sebagai khalifah. Walaupun bagi dirinya sendiri, hawa nafsunya sendiri. 

Al falaq…. katakan aku berlindung dari Penguasa ( yang meletakkan, yang menentukan, yang mempunyai genggaman terhadap sesuatu) tentang dialektik ini.

Terjemahan depag Falaqun waktu fajar

Kamus bahasa arab ada falaqo yg terbelah menjadi 2, iflaq yg membagi.

Berlindunglah dr segala sesuatu yg diciptakan Allah. Karena setiap apapun yg bersentuhan dengan kita selalu memiliki makna ukuran.

Sesungguhnya segala sesuatu diciptakan Allah adalah karena qadar. Diciptakan sekejap, sekali jadi. Dalam pandangan manusia ada nilai kecil dan besar, rendah dan tinggi. 

Saat kita mengatakan baik, ada yg lebih baik. Itulah spektrum nilai yang dititipkan. Inilah yang menjadi penilaian untuk memutuskan  suatu pilihan. Bila dalam suatu hal yg terjadi itu buruk, lihat lah pasti ada makna baik entah dalam hitungan jam, hari, bulan atau bahkan tahun.

Kita harus menimbang berapa baik berapa buruknya. Dalam pemngembaraan, dzikir dan fikir, manusia menyatakan Rabbana ma kholaqna… YA tuhan tiada satupun yang engkau ciptakan sia sia di dunia ini. Katakanlah “Subhanaka fakinaa adzabannaar”.

Kualitas dalam kita memilih makin akurat, untuk mengukur apa yang kita lakukan, seberapa baik buruknya bagi kita dan yang lain. Kualitas pribadi kita. Quran menyebutkan adalah taqwa. Pada hakikatnya shaum, menjadikan kualitas diri kita terus naik.

Kualitas taqwa merupakan jenjang yang harus kita tempuh dengan segala resiko yang melekat di dalamnya.

Pada beberapa kegiatan mungkin merasa dihambat oleh sesuatu yang kita anggap tidak ada.

Min syarri ghosikin idza waqab. Berlindung dari gelapnya kegelapan. Mata tidak mungkin mendeteksi. Orientasi arah barat timur tidak bisa juga. Makna kegelapan ini adalah suatu ketidaktahuan atau kebodohan. Yang menjadi kompas adalah qolbu, perasaan, yg dituntun oleh naluri. Semua itu kita anggap tidak bisa kita pegang, tidak bisa kita rasakan. Itulah makna ghoib.

Kita seringkali terjerumus oleh bisikan yang berbicara inilah tuntunan padahal ini lah jebakan. Iblis bisa masuk ke dalam diri kita dlm berbagai macam. Secara fisik ataupun non fisik. Bisikan itu akan masuk ke dalam hati dan akal kita. Ini yg paling berat.

Allah berfirman berlindunglah pada Allah. Dan kita harus dekat dan meminta kepadaNya.

Jika ada hambaku yang bertanya tentangku kpdku. Katakan aku ini dekat. Kemampuan manusia yg bisa merasakan dan menghayati bahwa Allah dekat, jaman skrga dalah sSulit. Membedakan baik dan buruk setipis kulit bawang. Mintalah kepada Allah petunjuk dan dekati Allah, mintalah pada Allah, insyaAllah akan Allah kabulkan.

Kebaperan di balik Do’a Iftitah

Do’a iftitah yang biasa kubaca adalah do’a iftitah yang umumnya dipakai Islam NU (Allahuakbar kabirou…), setelah mempelajari dan membahas arti per kata, doa’a iftitah yang biasanya dipakai Islam Muhammadiyah ini bikin merinding. Kata-katanya Indah banget and i can feel it . Tapi, keduanya merupakan doa’a iftihah yang shahih dicontohkan Rasulullah SAW. Selalu dibuat kagum dengan cara Allah memainkan kata. Air, salju, embun, apapun asal dosaku terhapus Ya Rabb.

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ


“Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahan ku sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, sucikan lah kesalahanku sebagaimana pakaian yang putih disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju, dan embun”