I am Sorry & I Still Love You

Nurul Hikmah 21.12.16 ba’da Maghrib

Youth of Islam

Ust. Ceng Idris

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Judul kajian ini sebenarnya mau nyinggung soal orang yang sedang proses hijrah dan sedang sering mencari ilmu dalam majelis, tapi masih cinta dengan pergaulannya, masih ingin melakukan pekerjaan yang kurang bermanfaat yang dulunya sering dikerjakan. Hmm aku banget atuhlah, suka galau pengen nge-ayoin ajakan nongkrong di tempat ngopi malam-malam. Yasudahlah jangan curhat karena kajian ini insyaallah memantapkan langkah siapapun yang masih banyak galau dan berat untuk melangkah dan terus menggali hidayah yang Allah kasih. Karena hidayah itu gak serta-merta datang. Ia juga harus digali dan dipikirin juga dibaperin supaya kita betul-betul dapet point nya.

“Barang siapa yang Allah kehendaki atas orang tersebut kebaikan, maka Allah akan menguatkan di dalam urusan agamanya.”

(H.R. Imam Bukhari no. 71)

Ciri Allah menguatkan agama hambanya adalah tholabul ‘ilmi dan kebikan yang tidak selalu materi.

“Barang siapa yang berkumpul satu kaum di rumah Allah (masjid), dibacakanlah kitab Allah (Al-Qur’an), kemudian bertadarus/mempelajari Al-Qur’an akan mendapat manfaat, yaitu:

  1. Allah akan menurunkan ketenangan.*kebetulan saat aku kajian memang kerjaan lagi banyak yang kacau. Gagal jahitlah, client nyebelinlah. Di situlah aku benar-benar mendapati masjid penuh ketenangan. Tapi pas kajian beres dan keluar dari masjid, jadi rempong lagi pikiranku mengingat hal yang duniawi 😦
  2. Allah akan menyelimuti dengan rahmat-Nya.
  3. Allah akan menurunkan malaikat di sela-sela orang yang hadir.Walau majelis terasa kosong dan sedikit yang datang, bagi orang beriman kita harus meyakini bahwa sesungguhnya pada saat itu majelis penuh oleh kedatangan malaikat, Subhanallah kapan lagi duduk nongki bareng malaikat :’) akumah jangankan sayap, rupa dan akhlah aja masih jauh dari kata baik. Hanya di majelis aku bisa berbarengan dengan makhluk Allah yang sempurna ini.
  4. Allah akan membicarakan kebaikan kita pada makahluk yang lain (diantaranya malaikat). Bayangkan kalau kita sebagai menantu punya mertua yang kalau lagi belanja di tukang sayur suka bilang-bilang kebaikan kita sama dia sebagai menantunya. Pastinya bakalan geer banget. Ini, Allah. Yang Maha Baik, membicarakan kebaikan kita pada malaikat-malaikatnya. Ya Allah merinding geer to the max :’) padahal akumah apa atuh dengerin ceramah, nyatet, kadang belum semua diamalkan juga 😥 ini pasti gara-gara syetan dasyim 😦 *lihat bawah mengenai profil syetan ini.

“Barangsiapa yang meringankan langkah kakinya ke tholabul ‘ilmi, akan diringankan langkah kakinya menuju syurga. Aamiin, semoga banget terus-terusan haus dengan ilmu agama dan diringankan langkah kakinya, dipermudah jalan menuju ta’lim.

Sedikitnya, Pak Ustadz membahas soal syetan yang tinggal di setiap rumah. Syetan ini yang bertugas memunculkan perselisihan rumah tangga, hingga tujuan menceraikan sepasang suami istri adalah pencapaian akhir yang dengannya, ia akan diangkat iblis ke langit dan dibebas-tugaskan. Namanya Dasyim (maaf kalau ada yang namanya atau nama kerabatnya sama, jangan jadi fitnah ya ini makhluk ghaib kok haha). Setan Dasyim ini yang juga membuat kita merasa takut. Mungkin sebenarnya kita nggak penakut, tapi karena kehadiran setan ini, mereka menggoda dan berbisik sehingga kita diselimuti rasa takut akan hal-hal yang tidak penting. Satu lagi keisengan setan ini, pernah gak ngerasa ada yang manggil? Atau…. Ngerasa si mama nanyain sesuatu. Pas kitanya jawab, si mamah malah bilang “apa ai kamu?”. Haha ini keisengan dia. Kadang suka ngajak ngobrol dengan tujuan nakut-nakutin juga.

Gimanakah caranya supaya rumah kita terbebas dari Syetan Dasyim ini? Sebenarnya mereka dan teman-teman mereka di sudut ruangan rumah kita yang lain akan pergi seketika salah seorang penghuni rumah tersebut mengucapkan salam (Assalamu’alaikum) di rumahnya sendiri. Sebagai pengusir setan, dan jika tidak ada orang yang menjawabpun, malaikat pasti menjawab salam kita. Wallahu ‘alam bishawab.

Jadi, memang setelah kajian sama Ceng Idris, aku selalu ucapin Assalamu’alaikum tiap masuk rumah, ruangan dan selalu nyalahin Syetan Dasyim kalau di dalam rumah ada yang berantem atau tiba-tiba malas ngerjain amalan harian. Haha so sorry, dasyim. Karena memang sudah seharusnya kita suudzon sama syetan dan khusnuzon sama diri sendiri dan Allah. Gak boleh kita simpati atau berpikir sedikitpun tentang kebaikan syetan. Karena memang gak ada :p

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s