Pejuang Move On

Al-Lathiif 17.12.16 waktu dhuha

The Shift-Ladies Day

by Teh Haneen

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Move on, pergi dari apapun yang dibenci atau apapun yang tidak baik. Entah itu masalah cinta, akhlak, pekerjaan. Apapun. Memang butuh perjuangan untuk move on dari satu kondisi ke kondisi baru yang lebih baik. Kondisi baru yang lebih baik, tahu darimana?

Kita lihat yuk surat Ass-saffat :99

“Dan dia (Ibrahim) berkata, “Sesungguhnya aku harus pergi (menghadap) kepada Tuhanku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku”.

Bahwa segala urusan, hendaknya kita serahkan pada Allah Subhanahu wa ta’ala. Ia akan memberikan petunjuk ketika kita berjalan menghadap-Nya.

Hasbunallah Wa ni’mal wakiil, ni’mal maula wa ni’mannashir. Bahwa cukup bagiku Allah yang mengatur segala ketentuan hidupku. Allah adalah sebaik-baik penolong dari segala masalah dan beban hidupku. Kalimat hasbunallah wa ni’mal wakiil, ni’mal maula wa ni’mannashir adalah salah satu kalimat dzikir yang dianjurkan untuk dilantunkan dalam keadaan apapun.

Cerita tentang Khansa binti Amr, Ibunda para Syuhada. http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/11/07/12/lnnfl3-kisah-sahabat-nabi-khansa-binti-amr-ibunda-para-syuhada

Ia adalah sebaik-baik panutan wanita yang berjuang untuk move on dari kesedihan.

Ada 4 cara yang membuat perjuangan move on terasa lebih singkat dan manis:

  1. Back to Allah karena Allah adalah sebaik-baik tempat kembali.
  2. Nikmatilah sesi curhat, pada Allah atau sesama teman. Berlama-lama cerita dengan teman mungkin hanya mengurangi beban, tapi Allah adalah pemilik ketentuan dan pemegang takdir terbaik untuk kita. Berduaan di 1/3 malam akan membantu memalingkan hatimu yang sebelumnya untuknya, insya Allah akan berpaling untuk-Nya. “Yaa Allah, palingkanlah hatiku untuk selalu taat pada-Mu”.
  3. Dengarkan apa kata Allah. Curhat 2 arah bersama Rabb itu ada, bacalah Al-Qur’an dan kau akan tahu apa yang Allah katakana dan tunjukkan padamu apa tentang apa yang seharusnya dilakukan.
  4. Banyaklah bersyukur. Tentang makanan yang kau makan, udara yang kau hirup, orang tua yang tersenyum, rejeki yang berkecukupan. Tidakkah kau tetap hidup walaupun tanpa dia (siapapun atau apapun) di sampingmu? Allah telah berkehendak akan hal itu, maka bersyukurlah.

Last but not least, kita baca surat yang bikin jleb banget yaitu surat Ar-Ra’du:11

Ayat ini menjelaskan bahwa Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum, sebelum mereka mengubah diri mereka sendiri. Jadi, ubah dulu dirimu sebelum meminta Allah merubah nasib atau kondisimu.

Nice words to end up this session. Semangat move on! Dari apapun yang membuatmu merasa berat untuk melangkah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s